Welcome to My Blog!!! Rain

Sisfor ITS

Jumat, 31 Desember 2010

Si Kecil Penyelamat Nyawa

            Si kecil yang satu ini bukanlah seorang pahlawan yang berkekuatan super dan juga tidak memiliki kemampuan meramal masa depan. Namun tetap saja si kecil ini memiliki peran yang sangat besar dalam membantu manusia, terutama untuk pengguna kendaraan bermotor. Si kecil yang juga kembar ini, dapat kita temui di sisi kanan dan kiri kendaraan bermotor. Yaa, Si Kecil ini bernama Spion.
            Selama ini kita sering kali menggunakan benda kecil tersebut pada kendaraan bermotor milik kita. Tapi sayangnya hanya sedikit orang yang tahu tentang sejarah benda kecil ini. Berikut cerita singkatnya.
            Dulu di awal 1900-an sewaktu mobil masih merupakan barang baru, dan balap mobil baru mulai berkembang, setiap peserta balap mobil selalu membawa mekanik. Tugas mekanik ini adalah untuk memperbaiki mobil kalau rusak sewaktu balapan.
Dengan makin berkembangnya teknologi, mesin mobil jadi lebih canggih dan jarang rusak dan mekanik tidak lagi diperlukan. Fungsi mekanik ini kemudian berubah menjadi "pengamat" yang membantu pengemudi. Jadi mekanik ini kemudian bertugas mengamati keadaan di belakang mobil mereka, supaya pengemudi bisa tahu kalau ada mobil peseerta lain yang akan "menyalip" mereka.
Setiap mobil yang ikut balap mobil pada era tersebut selalu membawa dua penumpang. Satu bertugas mengemudikan mobil dan satu lagi bertugas mengamati keadaan di belakang mereka.
Kemudian di tahun 1911 di lomba balap Indianapolis 500, satu orang peserta kesulitan mencari mekanik untuk menjadi pengamat untuk mengawasi keadaan dibelakang. Sebagai jalan keluar dia kemudian memasang cermin di mobilnya. Dengan memakai cermin ini dia bisa melihat kalau ada peserta balap lainnya yang akan mendahului atau nyalip.
Karena beban yang diangkut lebih ringan, mobilnya bisa jalan lebih cepat dan akhirnya dia memenangkan lomba balap tersebut. Di tahun berikutnya semua mobil peserta balapan memasang kaca spion di mobil mereka, dan sejak saat itu semua mobil memakai kaca spion. (http://thedarkid13th.blogspot.com/2008/02/sejarah-spion.html).
Begitulah sejarah singkat penggunaan spion. Namun sayangnya saat ini muncul berbagai jenis spion variasi yang bentuknya kurang memenuhi standart. Sehingga bisa dibilang dapat membahayakan pengguna kendaraan itu sendiri maupun orang lain. Namun sayangnya saat ini muncul berbagai jenis spion variasi yang bentuknya kurang memenuhi standart. Sehingga bisa dibilang dapat membahayakan pengguna kendaraan itu sendiri maupun orang lain. Sering kali kita melihat orang orang  yang berbelok sesukanya dengan kendaraan bermotor miliknya. Dia tidak menyadari bahwa tindakan yang dilakukannya tersebut, dapat membahayakan orang lain dan dirinya.
Boleh saja kita menggunakan spion variasi, tapi jangan lupa pada fungsi sebenarnya dari spion itu sendiri. Jadi selain untuk mempercantik tampilan kendaraan kita, keselamatan juga tetap terjaga.
Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

Selasa, 07 Desember 2010

Derita Kampus Perjuangan

Sore ini hujan kembali mengguyur kota Surabaya. Tempat dimana saya berjuang untuk mengejar masa depan. Ini masih tahun pertama saya kuliah di kampus perjuangan, Institut Sepuluh November Surabaya atau yang lebih sering disebut ITS. Memang beberapa hari terakhir ini hujan selalu mengguyur daerah Surabaya kala sore menjelang. Hujan memang membawa berkah ketika air yang turun membasahi permukaan bumi. Memberikan kesegaran dan hawa sejuk. Sejenak dalam pikiran saya timbul keinginan untuk menikmati guyuran hujan dengan turun langsung ke jalan dengan kata lain, saya ingin mandi hujan.
Terdengar seperti ocehan anak kecil ketika ucapan itu diungkapkan oleh seorang mahasiswa. Namun setiap orang memiliki keinginan dan kesenangan tersendiri. Sayangnya keinginan saya ini sedikit meragukan Karena tidak ada yang menemani. Akhirnya saya menghabiskan waktu saya dengan menonton televisi. Hujan kali ini sangat deras, diiringi angin dan petir yang bergemuruh cukup keras dan dengan intensitas yang cukup sering.
Selang beberapa lama saya menonton televisi, ada seseorang yang mengetok pintu kontrakan saya. Ketika saya membuka pintu, ternyata yang datang adalah teman saya yang baru saja kembali dari kampung halaman. Dia basah kuyup karena kehujanan dalam perjalanan. Setelah mematikan mesin motor dan meletakkan barang bawaannya, dia mengajak saya untuk mandi hujan. Saya yang sejak tadi sudah ingin sekali mandi hujan langsung saja mengiyakan ajakannya tersebut. Kami berlari kecil ke ara bundaran ITS namun sepertinya kurang asyik. Jadi kami memutuskan untuk masuk ke area kampus. Ketika memasuki area kampus, tepatnya di sekitar Teknik Lingkungan, saya melihat genangan air yang tingginya mencapai mata kaki.
Lucu juga dengan kejadian ini, pasalnya ITS merupakan salah satu universitas terbaik di Indonesia, dan juga memiliki reputasi yang bagus di dunia Internasional. Tapi sangat disayangkan ketika hujan turun dengan cukup lebat, kampus yang memiliki julukan kampus perjuangan ini benar benar harus berjuang mengatasi masalah banjir yang cukup merepotkan. Genangan air yang cukup tinggi itu menutupi beberapa lubang yang ada dijalan. Hal itu bisa sangat membahayakan bagi pengguna jalan. Genangan air semakin meninggi ketika saya melintasi jalan di depan Gedung Rektorat. Ada beberapa kendaraan yang melintas ketika itu, beberapa diantaranya adalah sepeda motor. Tampaknya sepeda motor tersebut cukup kesulitan ketika melintas, sebab jika dipaksa melaju bisa saja mesin sepeda tersebut mati.
Bagian manakah yang salah?? Apakah system irigasinya yang salah atau penataan lokasi daerah resapan yang salah?? Yang jelas nama besar ITS belum mampu manangani masalah yang satu ini. Padahal setidaknya ITS punya teknik sipil dan PWK yang setidaknya memahami bidang seperti ini. Paling tidak mereka bisa bekerjasama menangani masalah ini.
Dan ternyata tidak hanya di daerah itu saja yang mengalami banjir ketika hujan mengguyur. Di jurusan tercinta saya, Sistem Informasi pun tidak kalah. Muncul beberapa kolam kolam kecil yang muncul setelah hujan. Kolam kecil tersebut juga membawa kehidupan bagi ikan ikan kecil dan jenis kepiting kali.
Dan tampaknya kampus perjuangan memang harus berjuang keras menangani masalah yang satu ini. Beberapa jurusan juga mengalami hal yang sama dengan jurusan saya. Mungkin bisa saja jika hujan yang mengguyur cukup lama bisa menutup akses masuk menuju beberapa fakultas yang sebagian besar kebanjiran setelah diguyur hujan lebat. Berjuanglah kampus tercintaku, satukan semangat kita, jadikan kampus kita senyaman rumah kita. Bawa nama harum Institut merajai Indonesia dan Dunia Global. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

MEMBENTUK MAHASISWA YANG DISIPLN SOLUTIF DAN KOMUNIKATIF MENUJU PRIBADI YANG BERWAWASAN KE DEPAN UNTUK MEWUJUDKAN ITS YANG BERSATU

Mahasiswa atau Mahasiswi adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Dalam menjalani pendidikan tinggi itu tidaklah mudah, seorang Mahasiswa harus mempunyai karakter-karakter yang dapat mengangkat atau mempermudah dalam pendidikan tinggi tersebut, seperti contohnya Mahasiswa harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, solutif dalam menanggapi segala macam masalah, dan komonikatif dalam berinteraksi dengan kehidupan sekitar.

Membentuk Mahasiswa yang disiplin, solutif, dan komunikatif merupaka upaya untuk pembentukan Mahasiswa yang akan menunjukkan kedisiplinan dalam ketaatan, dan keteraturan sehingga mampu terbekali potensi dan kreativitas,tertanam semangat kolektif,dan tercipta suatu prilaku yang efektif dan rasa percaya diri. Dengan ini akan terbentuk komunikasi yang optimal dalam keilmuan,organisasi,dan mudah memperoleh informasi keilmuan dan organisasi.

Dengan demikian Mahasiswa yang berdisiplin akan lebih mampu mengarahkan dan mengendalikan perilakunya. Disiplin memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama mahasiswa dalam hal belajar. Selain itu mahasiswa yang biasa disiplin dalam belajar, diri mereka mempunyai tanggung jawab yang teruji. Rasa malas, rasa enggan dan rasa menentang akan dapat teratasi sehingga memberikan pengaruh terhadap hasil belajar yang dicapainya. Mereka akan dapat belajar dengan baik, terarah dan teratur sehingga dimungkinkan akan mendapatkan hasil belajar yang baik pula.
Mahasiswa yang solutif mampu menuangkan aspirasi dan pemikiran dalam bentuk sebuah rancangan/ide maka dapat menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa tidak hanya bersifat pelajar saja tapi juga menggalang mahasiswa yang mampu berkreasi dan menyumbangkan dalam mewujudkan kesejahteraan FTI ITS ke depan. Mahasiswa yang komunikatif akan lebih terbuka terhadap segala apapun sehingga mudah mengkomunikasikan aspirasi dan pendapat sesuai karakteristik tertentu. Hal ini akan merujuk dan membentuk kepribadian mahasiswa yang berwawasan ke depan untuk mewujudkan FTI ITS yang baik dan bersatu. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

Membentuk Pribadi yang Adaptif, Tanggap dan Prestatif dalam Menjalankan Peran dan Fungsi sebagai Mahasiswa

Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Sepanjang sejarah, mahasiswa di berbagai belahan dunia telah mengambil peran penting dalam sejarah suatu negara. Misalnya, di Indonesia pada Tragedi Trisakti pada Mei 1998, ribuan mahasiswa berhasil memaksa Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya.
1. Sebagai Iron Stock, mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, berarti mahasiswa akan menjadi generasi penerus untuk memimpin bangsa ini.
2. Agent Of Change, mahasiswa dituntut untuk menjadi agen perubahan. Maksudnya, bila ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.
3. Social Control, mahasiswa harus mampu mengontrol sosial yang ada di lingkungan sekitar. Jadi, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan.
4. Moral Force, mahasiswa diwajibkan untuk menjaga moral-moral yang ada. Bila di lingkungan sekitar terjadi hal-hal yang tidak bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk merubah dan meluruskan kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.
Mengembangkan keterampilan-keterampialan sensorimotor, membina dan mengurus diri, mengembangkan keterampilan dasr membaca, menulis, dan berhitung, mengembangkan komunikasi dan berbahasa, mengembangkan ketempilan bersosialisasi, kesadaran moral, tanggung jawab, melepaskan emsi yang tidak diharapkan, serta mengembangkan keterampilan-ketermpilan kejuruan.
Untuk membentuk membentuk pribadi yang adaptif, seorang mahasiswa harus mengobservasi keadaan di sekitarnya dan bisa memahaminya yang lalu mencoba menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Menyesuaikan diri bisa dilakukan dengan cara mengikuti aturan main yang sudah ada, entah itu norma-norma yang berlaku atau mengikuti kebiasaan yang ada di lingkungan itu. Usahakan untuk tidak mencoba membuat hal baru yang bersifat menentang. Menggunakan role play adalah teknik yang cocok diterapkan di lingkungan yang baru dimasuki. Dimana kita memerankan sebuah peran yang mengikuti apa yang sudah ada tanpa ada kelakuan yang menentang. Teknik ini juga memberikan dampak yang positif seperti menghilangkan sifat buruk atau sifat yang tidak bisa diterima oleh lingkungan tersebut. Penggunaan teknik ini memang akan mengekang jati diri untuk sementara, tapi lama-kelamaan jati diri ini bisa dimunculkan lagi tentunya dengan keadaan yang sudah diperbaiki dan dihilangkan sifat buruknya. Pribadi ini kelak akan sangat membantu mahasiswa sebagai seorang iron stock. Dimana mahasiswa sebagai penerus bangsa akan sanggup mengatasi perubahan zaman yang mengharuskannya untuk bisa survive bila ingin memajukan bangsa.
Selain itu pribadi ini akan membantu mahasiswa menjadi seorang social control yang bisa diterima oleh sebagian besar kalangan. Karena bila seseorang yang ingin menjadi social controller tidak bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada di lingkungan dimana penyimpangan sosial itu terjadi, maka bisa saja saat mencoba memberi solusi terhadap penyimpangan itu masyarakat tidak mau mengikutinya karena dianggap ngawur dan seenaknya sendiri tanpa melihat situasi dan kondisi. Bisa saja apa yang terlihat seperti suatu penyimpangan ternyata tidaklah menyimpang menurut norma yang ada di lingkungan tersebut.

Pemuda terutama mahasiswa memang memiliki fitrah mencari kebenaran, bahkan dengan sangat agresif. Ia juga berfitrah memiliki idealisme yang tinggi, fitrah mencari kemerdekaan, dan punya seabreg hasrat dalam pembaharuan. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini dikarenakan lingkungan baru bukanlah sebuah penghalang bagi mahasiswa untuk menjalankan tugasnya sebagai agent of change. Masyarakat selalu menggantungkan harapannya pada mahasiswa, sesuai dengan sejarah yang memperlihatkan pada mereka bahwa mahasiswa selama ini tidak pernah mengecewakan mereka. Dan semoga tidak akan pernah. Mahasiswa adalah bagian dari rakyat, bahkan merupakan rakyat itu sendiri. Maka merupakan tantangan bagi mahasiswa untuk dapat mewujudkan keterwakilan masyarakat pada mahasiswa, dengan menawarkan solusi brilian dan ilmiah terhadap permasalahan masalah. Kemampuan untuk melakukan adaptasi pada hakikatnya merupakan upaya pemecahan masalah, dimana kita memilih salah satu alternatif yang dianggap paling baik, berdasarkan pengenalan kita akan berbagai kondisi internal dan eksternal, termasuk asumsi-asumsi yang ada di dalamnya.
Mahasiswa merupakan bagian integral dari perguruan tinggi yang dikenal sebagai simbol intelektualitas, oleh karena itu pergerakan mahasiswa dituntut untuk mampu menunjukkan kadar intelektualnya. Gerakan mahasiswa harus menjadi gerakan ilmiah yang dibangun di atas basis rasionalitas yang tangguh. Gerakan mahasiswa bukanlah gerakan emosional yang dibangun di atas romantisme sejarah masa lalu sekaligus sarana penyaluran agresi gejolak muda.
Sebagai mahasiswa, kita harus cepat dan tanggap dalam menghadapi perubahan yang terjadi di dunia ini. Karena mahasiswa adalah seseorang yang dewasa yang mampu memecahkan masalah dan mampu memberikan solusi yang cepat dan tepat dalam kondisi apapun.
Mahasiswa adalah simbol-simbol dari calon penerus bangsa. Maka dari itu, mahasiswa harus mempunyai jiwa intelektual yang tinggi karena pembangunan dari bangsa ini posisinya akan digantikan oleh mahasiswa. Oleh karena itu kita harus bisa menjadi pribadi yang adaptif, tanggap dan prestatif dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai mahasiswa agar bangsa ini bisa menjadi bangsa yang lebih maju dari sebelumnya. Apabila tidak, maka bangsa ini akan tetap seperti ini bahkan lebih buruknya lagi bangsa ini akan hancur karena pribadi dari mahasiswanya. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

Jendela Johari

Jendela Jauhari
Sumber : google.com
Keterangan :
Blind : Anda tidak tahu tentang diri anda tapi orang lain tahu.
Open : Anda tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain.
Unknown : Anda tidak tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain.
Hidden : Anda tahu tentang diri anda tapi orang lain tidak tahu.


Contoh dari masing masing tabel akan saya jelaskan dibawah ini :
1. Anda tidak tahu tentang diri anda tapi orang lain tahu. Misalnya adalah orang lain menyatakan bahwa diri kita itu keras kepala, tetapi kita tidak menyadari bahwa sifat itu kita miliki. Bila sifat buruk yang kita miliki tidak kita sadari, dapat menyebabkan kita tidak bisa berkembang. Karena orang lain tidak mau memberitahu apa kekurangan yang ada pada diri kita. Tapi bila kita mendapat informasi mengenai kekurangan diri kita, maka kita akan mendapat informasi tentang diri kita dan mampu mengenali diri kita. karakter seperti ini bisa juga disebut dengan orang buta. Karena dia tidak tahu siapa dirinya, tetapi orang lain tahu.
2. Anda tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain. Dalam hal ini yang di bahas adalah informasi umum tentang diri kita. Misalnyanya orang lain mengetahui nama saya, tempat tinggal saya, warna kesukaan saya, makanan yang saya sukai, dan lainnya. Orang yang mengenal dirinya sendiri bila bertemu dengan orang lain maka akan mudah bergaul dan dengan sendirinya akan memperkenalkan diri serta berjabat tangan. Sehingga orang lain akan mudah mengenali dirinya atau terbuka pada setiap orang.
3. Anda tidak tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain. Orang dengan tipe seperti ini lebih tepat disebut dengan “si misterius”. Sebab baik orang lain maupun dirinya sendiri tidak mengetahui kepribadian dan kemana tujuan hidupnya. Hal ini akan membahayakan dirinya, karena orang dengan tipe seperti ini akan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar dimana dia tinggal. Akan menguntungkan jika dia tinggal di tempat yang baik, namun sebaliknya jika di tempat yang salah. Dia akan menjadi orang yang gagal.
4. Anda tahu tentang diri anda, tapi orang lain tidak. Merupakan orang yang menyembunyikan sebagian dari kebenaran tentang dirinya. Artinya ada hal-hal atau bagian yang dia sendiri tahu tapi orang lain tidak. Contohnya orang yang sakit hati dengan orang lain. Orang lain belum tentu tahu, tapi dia tahu.

Pentingnya Mengenali Diri Sendiri
Mengenali diri sendiri adalah langkah awal dari proses penciptaan diri. Pemahaman terhadap diri akan memberikan kesempatan untuk merubah hal-hal yang ingin diubah, secara sadar dan aktif menciptakan kehidupan yang diinginkan. Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri dapat membantu seseorang menentukan strategi hidup untuk mendapatkan tujuan hidupnya. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

Manajemen Stres

Sumber : google.com
         Manajemen stress adalah kemampuan kita untuk mengatasi gangguan mental dan emosional yang muncul karena respon. Gejala stress meliputi mental, sosial dan fisik. Diantaranya adalah sakit kepala, sulit tidur, dan menghilangnya nafsu makan. Tujuan dari manajemen stress sendiri adalah untuk memperbaiki kualitas hidup agar menjadi lebih baik. Manajemen stress bisa dilakuka dengan cara cara yang sederhana. Misalnya saja berpikir positif, mengubah perilaku dan lakukan relaksasi.
         Namun dalam kehidupan akan ada banyak sekali masalah yang datang pada kita. Semua itu datang dengan tidak diduga duga sebelumnya. Karena banyaknya masalah yang menimpa kita inilah yang sering kali kita merasa tidak kuat dan jenuh akan masalah yang datang silih berganti. Berikut ini adalah beberapa strategi dalam memanajemen stress. Diantaranya ialah :
1. Lakukan relaksasi.
         Meditasi perlu kita lakukan untuk mengurangi beban pikiran kita. Sering kali kita merasa apa yang kita alami berada diluar kemampuan kita. Dengan meditasi, diharapkan kita mampu mengurangi beban pikiran yang mengganggu. Meditasi terbukti mampu mengurangi beban pikiran yang mengganggu.
2. Hindari situasi yang menekan.
         Kelelahan yang berlebihan juga dapat menyebabkan stress. Berikan kesempatan pada tubuh dan pikiran kita untuk istirahat. Jangan terus menerus memaksakan untuk melakukan aktifitas yang berat. Perhatikan lingkungan sekitar kita, pasti kita akan menemukan hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Dengan melakukan hal hal yang menyenangkan tadi, kita member kesempatan pada otak kita untuk istirahat.
3. Jangan membebani diri.
         Kita sering kali berpikir berlebihan akan suatu situasi yang sedang kita hadapi. Jangan selalu mengeluh akan tugas dan masalah yang sedang kita hadapi. Ketika kita dihadapkan pada tugas yang banyak dan menumpuk, kita cenderung untuk stress. Namun kita bisa mengatasinya dengan menentukan prioritas dari masing masing tugas. Buatlah tujuan yang realistis yang dapat memacu semangat.
4. Hindari reaksi berlebihan.
         Bersikaplah sewajarnya terhadap situasi yang kita hadapi, jangan terlalu melebih lebihkan keadaan, sebab itu hanya akan menambah beban pikiran.
5. Ubah cara pandang.
         Cara kita menyikapi sesuatu terkadang salah dan sering kali hanya memandang sisi negatifnya saja. Ubahlah cara pandang kita dalam menyikapi suatu masalah. Lihatlah segala sesuatunya melalui dua sisi yang berbeda. Selalu tanamkan dalam benak kita hal hal positif, sehingga dapat memacu semangat kita untuk kembali beraktifitas.
          Semoga saran saran yang saya berikan dapat berguna bagi pembaca sehingga anda tidak lagi berada dalam tekanan dan terjerat stress akibat rutinitas kita. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!

Manajemen Waktu

Memanajemen waktu sangat dibutuhkan bagi setiap manusia. Hal ini sangat berguna dalam meminimalisir waktu yang terbuang secara percuma. Manajemen waktu berperan dalam meningkatkan kedisiplinan kita akan waktu. Waktu adalah suatu hal yang sangat berharga. Waktu merupakan perwujudan dari pedang bermata dua. Jika kita mampu menghargai waktu dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin maka kita akan meraih sukses. Namu sebaliknya, jika kita terlalu menganggap remeh waktu, justru waktu itulah yang akan merugikan kita dalam banyak hal. Kebanyakan orang lebih mengadalkan waktu luang untuk melakukan suatu aktivitas. Padahal untuk lebih efektifnya, kita sebaiknya tidak mengandalakan waktu luang tapi memanfaatkan waktu luang yang kita punya untuk melakukan aktifitas yang sempat tertunda maupun aktifitas baru yang berada di luar rutinitas sehari hari kita.
Tempatkan diri kita pada waktu yang tepat untuk mengahasilkan sesuatu yang besar dan bermanfaat. Misalnya saja, jika kebanyakan orang memilih untuk tidur siang ketika mereka memiliki waktu luang, maka lakukanlah hal yang berbeda dari orang kebanyakan. Lakukan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengerjakan tugas, beres beres rumah. Namun bukan berarti kita tidak memerlukan istirahat. Setiap individu memiliki batasan dimana mereka akan mencapai titik jenuh dan lelah. Disinilah salah satunya kita membutuhkan manajemen waktu yang baik. Atur waktu kita untuk bekerja, bersosialisasi, refresing dan lain lain.
Dalam manajemen waktu ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu rutinitas yang wajib dan kegiatan selingan. Kita lebih cenderung ke arah selingan yang didahulukan dari pada mengutamakan rutinitas kita yang wajib. Hal itu dapat disimulasikan dalam permainan pasir waktu. Disitu dapat kita lihat bahwa kebanyakan dari kita merasa kekurangan waktu dalam 24 jam sehari. Dalam jangka waktu tersebut masih banyak kegiatan rutin kita yang terbengkalai karena kita lebih mengutamakan kegiatan selingan kita.
Kita seharusnya menyadari bahwa sudah banyak waktu kita yang terbuang percuma hingga kita mencapai usia kita sekarang. Mulailah merubah kebiasaan kita yang cenderung bermalas malasan dalam menjalani rutinitas kita. terlebih lagi dengan adanya masalah yang sering kali menerpa dalam kehidupan kita. Belajarlah memanajemen waktu kita sehingga tidak banyak waktu kita yang terbuang secara percuma sehingga kita tidak lagi merugi. Ingatlah siapa yang berjuang untuk kita, sehingga kita bisa dapat berdiri dan belajar banyak hal dari dunia. Ingat siapa yang menantik kesuksesan kita. Jangan lagi menyepelekan masalah waktu, karena waktu sangatlah berharga layaknya “Emas”. Jika ingin tahu seberapa berharganya 1menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta. Jika ingin tahu berapa berharganya 1jam, tanyakan pada orang yang sedang menjalani ujian. Jika ingin tahu berapa berharganya 1tahun, tanyakan pada orang yang gagal dalam SNMPTN. Mereka semua sangat mengerti betapa berharganya waktu walaupun hanya 1 detik. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!