Mahasiswa atau Mahasiswi adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Dalam menjalani pendidikan tinggi itu tidaklah mudah, seorang Mahasiswa harus mempunyai karakter-karakter yang dapat mengangkat atau mempermudah dalam pendidikan tinggi tersebut, seperti contohnya Mahasiswa harus memiliki kedisiplinan yang tinggi, solutif dalam menanggapi segala macam masalah, dan komonikatif dalam berinteraksi dengan kehidupan sekitar.
Membentuk Mahasiswa yang disiplin, solutif, dan komunikatif merupaka upaya untuk pembentukan Mahasiswa yang akan menunjukkan kedisiplinan dalam ketaatan, dan keteraturan sehingga mampu terbekali potensi dan kreativitas,tertanam semangat kolektif,dan tercipta suatu prilaku yang efektif dan rasa percaya diri. Dengan ini akan terbentuk komunikasi yang optimal dalam keilmuan,organisasi,dan mudah memperoleh informasi keilmuan dan organisasi.
Dengan demikian Mahasiswa yang berdisiplin akan lebih mampu mengarahkan dan mengendalikan perilakunya. Disiplin memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia terutama mahasiswa dalam hal belajar. Selain itu mahasiswa yang biasa disiplin dalam belajar, diri mereka mempunyai tanggung jawab yang teruji. Rasa malas, rasa enggan dan rasa menentang akan dapat teratasi sehingga memberikan pengaruh terhadap hasil belajar yang dicapainya. Mereka akan dapat belajar dengan baik, terarah dan teratur sehingga dimungkinkan akan mendapatkan hasil belajar yang baik pula.
Mahasiswa yang solutif mampu menuangkan aspirasi dan pemikiran dalam bentuk sebuah rancangan/ide maka dapat menunjukkan bahwa sebagai mahasiswa tidak hanya bersifat pelajar saja tapi juga menggalang mahasiswa yang mampu berkreasi dan menyumbangkan dalam mewujudkan kesejahteraan FTI ITS ke depan. Mahasiswa yang komunikatif akan lebih terbuka terhadap segala apapun sehingga mudah mengkomunikasikan aspirasi dan pendapat sesuai karakteristik tertentu. Hal ini akan merujuk dan membentuk kepribadian mahasiswa yang berwawasan ke depan untuk mewujudkan FTI ITS yang baik dan bersatu.
Lanjut bacanya..
Klik untuk Melanjutkan!
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips. Tampilkan semua postingan
Selasa, 07 Desember 2010
MEMBENTUK MAHASISWA YANG DISIPLN SOLUTIF DAN KOMUNIKATIF MENUJU PRIBADI YANG BERWAWASAN KE DEPAN UNTUK MEWUJUDKAN ITS YANG BERSATU
Membentuk Pribadi yang Adaptif, Tanggap dan Prestatif dalam Menjalankan Peran dan Fungsi sebagai Mahasiswa
Mahasiswa adalah panggilan untuk orang yang sedang menjalani pendidikan tinggi di sebuah universitas atau perguruan tinggi. Sepanjang sejarah, mahasiswa di berbagai belahan dunia telah mengambil peran penting dalam sejarah suatu negara. Misalnya, di Indonesia pada Tragedi Trisakti pada Mei 1998, ribuan mahasiswa berhasil memaksa Presiden Soeharto untuk mundur dari jabatannya.
1. Sebagai Iron Stock, mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, berarti mahasiswa akan menjadi generasi penerus untuk memimpin bangsa ini.
2. Agent Of Change, mahasiswa dituntut untuk menjadi agen perubahan. Maksudnya, bila ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.
3. Social Control, mahasiswa harus mampu mengontrol sosial yang ada di lingkungan sekitar. Jadi, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan.
4. Moral Force, mahasiswa diwajibkan untuk menjaga moral-moral yang ada. Bila di lingkungan sekitar terjadi hal-hal yang tidak bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk merubah dan meluruskan kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.
Mengembangkan keterampilan-keterampialan sensorimotor, membina dan mengurus diri, mengembangkan keterampilan dasr membaca, menulis, dan berhitung, mengembangkan komunikasi dan berbahasa, mengembangkan ketempilan bersosialisasi, kesadaran moral, tanggung jawab, melepaskan emsi yang tidak diharapkan, serta mengembangkan keterampilan-ketermpilan kejuruan.
Untuk membentuk membentuk pribadi yang adaptif, seorang mahasiswa harus mengobservasi keadaan di sekitarnya dan bisa memahaminya yang lalu mencoba menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Menyesuaikan diri bisa dilakukan dengan cara mengikuti aturan main yang sudah ada, entah itu norma-norma yang berlaku atau mengikuti kebiasaan yang ada di lingkungan itu. Usahakan untuk tidak mencoba membuat hal baru yang bersifat menentang. Menggunakan role play adalah teknik yang cocok diterapkan di lingkungan yang baru dimasuki. Dimana kita memerankan sebuah peran yang mengikuti apa yang sudah ada tanpa ada kelakuan yang menentang. Teknik ini juga memberikan dampak yang positif seperti menghilangkan sifat buruk atau sifat yang tidak bisa diterima oleh lingkungan tersebut. Penggunaan teknik ini memang akan mengekang jati diri untuk sementara, tapi lama-kelamaan jati diri ini bisa dimunculkan lagi tentunya dengan keadaan yang sudah diperbaiki dan dihilangkan sifat buruknya. Pribadi ini kelak akan sangat membantu mahasiswa sebagai seorang iron stock. Dimana mahasiswa sebagai penerus bangsa akan sanggup mengatasi perubahan zaman yang mengharuskannya untuk bisa survive bila ingin memajukan bangsa.
Selain itu pribadi ini akan membantu mahasiswa menjadi seorang social control yang bisa diterima oleh sebagian besar kalangan. Karena bila seseorang yang ingin menjadi social controller tidak bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada di lingkungan dimana penyimpangan sosial itu terjadi, maka bisa saja saat mencoba memberi solusi terhadap penyimpangan itu masyarakat tidak mau mengikutinya karena dianggap ngawur dan seenaknya sendiri tanpa melihat situasi dan kondisi. Bisa saja apa yang terlihat seperti suatu penyimpangan ternyata tidaklah menyimpang menurut norma yang ada di lingkungan tersebut.
Pemuda terutama mahasiswa memang memiliki fitrah mencari kebenaran, bahkan dengan sangat agresif. Ia juga berfitrah memiliki idealisme yang tinggi, fitrah mencari kemerdekaan, dan punya seabreg hasrat dalam pembaharuan. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini dikarenakan lingkungan baru bukanlah sebuah penghalang bagi mahasiswa untuk menjalankan tugasnya sebagai agent of change. Masyarakat selalu menggantungkan harapannya pada mahasiswa, sesuai dengan sejarah yang memperlihatkan pada mereka bahwa mahasiswa selama ini tidak pernah mengecewakan mereka. Dan semoga tidak akan pernah. Mahasiswa adalah bagian dari rakyat, bahkan merupakan rakyat itu sendiri. Maka merupakan tantangan bagi mahasiswa untuk dapat mewujudkan keterwakilan masyarakat pada mahasiswa, dengan menawarkan solusi brilian dan ilmiah terhadap permasalahan masalah. Kemampuan untuk melakukan adaptasi pada hakikatnya merupakan upaya pemecahan masalah, dimana kita memilih salah satu alternatif yang dianggap paling baik, berdasarkan pengenalan kita akan berbagai kondisi internal dan eksternal, termasuk asumsi-asumsi yang ada di dalamnya.
Mahasiswa merupakan bagian integral dari perguruan tinggi yang dikenal sebagai simbol intelektualitas, oleh karena itu pergerakan mahasiswa dituntut untuk mampu menunjukkan kadar intelektualnya. Gerakan mahasiswa harus menjadi gerakan ilmiah yang dibangun di atas basis rasionalitas yang tangguh. Gerakan mahasiswa bukanlah gerakan emosional yang dibangun di atas romantisme sejarah masa lalu sekaligus sarana penyaluran agresi gejolak muda.
Sebagai mahasiswa, kita harus cepat dan tanggap dalam menghadapi perubahan yang terjadi di dunia ini. Karena mahasiswa adalah seseorang yang dewasa yang mampu memecahkan masalah dan mampu memberikan solusi yang cepat dan tepat dalam kondisi apapun.
Mahasiswa adalah simbol-simbol dari calon penerus bangsa. Maka dari itu, mahasiswa harus mempunyai jiwa intelektual yang tinggi karena pembangunan dari bangsa ini posisinya akan digantikan oleh mahasiswa. Oleh karena itu kita harus bisa menjadi pribadi yang adaptif, tanggap dan prestatif dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai mahasiswa agar bangsa ini bisa menjadi bangsa yang lebih maju dari sebelumnya. Apabila tidak, maka bangsa ini akan tetap seperti ini bahkan lebih buruknya lagi bangsa ini akan hancur karena pribadi dari mahasiswanya. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
1. Sebagai Iron Stock, mahasiswa harus bisa menjadi pengganti orang-orang yang memimpin di pemerintahan nantinya, berarti mahasiswa akan menjadi generasi penerus untuk memimpin bangsa ini.
2. Agent Of Change, mahasiswa dituntut untuk menjadi agen perubahan. Maksudnya, bila ada sesuatu yang terjadi di lingkungan sekitar dan itu salah, mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.
3. Social Control, mahasiswa harus mampu mengontrol sosial yang ada di lingkungan sekitar. Jadi, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam bersosialisasi dengan lingkungan.
4. Moral Force, mahasiswa diwajibkan untuk menjaga moral-moral yang ada. Bila di lingkungan sekitar terjadi hal-hal yang tidak bermoral, maka mahasiswa dituntut untuk merubah dan meluruskan kembali sesuai dengan apa yang diharapkan.
Mengembangkan keterampilan-keterampialan sensorimotor, membina dan mengurus diri, mengembangkan keterampilan dasr membaca, menulis, dan berhitung, mengembangkan komunikasi dan berbahasa, mengembangkan ketempilan bersosialisasi, kesadaran moral, tanggung jawab, melepaskan emsi yang tidak diharapkan, serta mengembangkan keterampilan-ketermpilan kejuruan.
Untuk membentuk membentuk pribadi yang adaptif, seorang mahasiswa harus mengobservasi keadaan di sekitarnya dan bisa memahaminya yang lalu mencoba menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada. Menyesuaikan diri bisa dilakukan dengan cara mengikuti aturan main yang sudah ada, entah itu norma-norma yang berlaku atau mengikuti kebiasaan yang ada di lingkungan itu. Usahakan untuk tidak mencoba membuat hal baru yang bersifat menentang. Menggunakan role play adalah teknik yang cocok diterapkan di lingkungan yang baru dimasuki. Dimana kita memerankan sebuah peran yang mengikuti apa yang sudah ada tanpa ada kelakuan yang menentang. Teknik ini juga memberikan dampak yang positif seperti menghilangkan sifat buruk atau sifat yang tidak bisa diterima oleh lingkungan tersebut. Penggunaan teknik ini memang akan mengekang jati diri untuk sementara, tapi lama-kelamaan jati diri ini bisa dimunculkan lagi tentunya dengan keadaan yang sudah diperbaiki dan dihilangkan sifat buruknya. Pribadi ini kelak akan sangat membantu mahasiswa sebagai seorang iron stock. Dimana mahasiswa sebagai penerus bangsa akan sanggup mengatasi perubahan zaman yang mengharuskannya untuk bisa survive bila ingin memajukan bangsa.
Selain itu pribadi ini akan membantu mahasiswa menjadi seorang social control yang bisa diterima oleh sebagian besar kalangan. Karena bila seseorang yang ingin menjadi social controller tidak bisa menyesuaikan diri dengan keadaan yang ada di lingkungan dimana penyimpangan sosial itu terjadi, maka bisa saja saat mencoba memberi solusi terhadap penyimpangan itu masyarakat tidak mau mengikutinya karena dianggap ngawur dan seenaknya sendiri tanpa melihat situasi dan kondisi. Bisa saja apa yang terlihat seperti suatu penyimpangan ternyata tidaklah menyimpang menurut norma yang ada di lingkungan tersebut.
Pemuda terutama mahasiswa memang memiliki fitrah mencari kebenaran, bahkan dengan sangat agresif. Ia juga berfitrah memiliki idealisme yang tinggi, fitrah mencari kemerdekaan, dan punya seabreg hasrat dalam pembaharuan. Mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Hal ini dikarenakan lingkungan baru bukanlah sebuah penghalang bagi mahasiswa untuk menjalankan tugasnya sebagai agent of change. Masyarakat selalu menggantungkan harapannya pada mahasiswa, sesuai dengan sejarah yang memperlihatkan pada mereka bahwa mahasiswa selama ini tidak pernah mengecewakan mereka. Dan semoga tidak akan pernah. Mahasiswa adalah bagian dari rakyat, bahkan merupakan rakyat itu sendiri. Maka merupakan tantangan bagi mahasiswa untuk dapat mewujudkan keterwakilan masyarakat pada mahasiswa, dengan menawarkan solusi brilian dan ilmiah terhadap permasalahan masalah. Kemampuan untuk melakukan adaptasi pada hakikatnya merupakan upaya pemecahan masalah, dimana kita memilih salah satu alternatif yang dianggap paling baik, berdasarkan pengenalan kita akan berbagai kondisi internal dan eksternal, termasuk asumsi-asumsi yang ada di dalamnya.
Mahasiswa merupakan bagian integral dari perguruan tinggi yang dikenal sebagai simbol intelektualitas, oleh karena itu pergerakan mahasiswa dituntut untuk mampu menunjukkan kadar intelektualnya. Gerakan mahasiswa harus menjadi gerakan ilmiah yang dibangun di atas basis rasionalitas yang tangguh. Gerakan mahasiswa bukanlah gerakan emosional yang dibangun di atas romantisme sejarah masa lalu sekaligus sarana penyaluran agresi gejolak muda.
Sebagai mahasiswa, kita harus cepat dan tanggap dalam menghadapi perubahan yang terjadi di dunia ini. Karena mahasiswa adalah seseorang yang dewasa yang mampu memecahkan masalah dan mampu memberikan solusi yang cepat dan tepat dalam kondisi apapun.
Mahasiswa adalah simbol-simbol dari calon penerus bangsa. Maka dari itu, mahasiswa harus mempunyai jiwa intelektual yang tinggi karena pembangunan dari bangsa ini posisinya akan digantikan oleh mahasiswa. Oleh karena itu kita harus bisa menjadi pribadi yang adaptif, tanggap dan prestatif dalam menjalankan peran dan fungsi sebagai mahasiswa agar bangsa ini bisa menjadi bangsa yang lebih maju dari sebelumnya. Apabila tidak, maka bangsa ini akan tetap seperti ini bahkan lebih buruknya lagi bangsa ini akan hancur karena pribadi dari mahasiswanya. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Jendela Johari
Jendela Jauhari
![]() |
| Sumber : google.com |
Blind : Anda tidak tahu tentang diri anda tapi orang lain tahu.
Open : Anda tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain.
Unknown : Anda tidak tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain.
Hidden : Anda tahu tentang diri anda tapi orang lain tidak tahu.
Contoh dari masing masing tabel akan saya jelaskan dibawah ini :
1. Anda tidak tahu tentang diri anda tapi orang lain tahu. Misalnya adalah orang lain menyatakan bahwa diri kita itu keras kepala, tetapi kita tidak menyadari bahwa sifat itu kita miliki. Bila sifat buruk yang kita miliki tidak kita sadari, dapat menyebabkan kita tidak bisa berkembang. Karena orang lain tidak mau memberitahu apa kekurangan yang ada pada diri kita. Tapi bila kita mendapat informasi mengenai kekurangan diri kita, maka kita akan mendapat informasi tentang diri kita dan mampu mengenali diri kita. karakter seperti ini bisa juga disebut dengan orang buta. Karena dia tidak tahu siapa dirinya, tetapi orang lain tahu.
2. Anda tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain. Dalam hal ini yang di bahas adalah informasi umum tentang diri kita. Misalnyanya orang lain mengetahui nama saya, tempat tinggal saya, warna kesukaan saya, makanan yang saya sukai, dan lainnya. Orang yang mengenal dirinya sendiri bila bertemu dengan orang lain maka akan mudah bergaul dan dengan sendirinya akan memperkenalkan diri serta berjabat tangan. Sehingga orang lain akan mudah mengenali dirinya atau terbuka pada setiap orang.
3. Anda tidak tahu tentang diri anda, begitu pula orang lain. Orang dengan tipe seperti ini lebih tepat disebut dengan “si misterius”. Sebab baik orang lain maupun dirinya sendiri tidak mengetahui kepribadian dan kemana tujuan hidupnya. Hal ini akan membahayakan dirinya, karena orang dengan tipe seperti ini akan mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitar dimana dia tinggal. Akan menguntungkan jika dia tinggal di tempat yang baik, namun sebaliknya jika di tempat yang salah. Dia akan menjadi orang yang gagal.
4. Anda tahu tentang diri anda, tapi orang lain tidak. Merupakan orang yang menyembunyikan sebagian dari kebenaran tentang dirinya. Artinya ada hal-hal atau bagian yang dia sendiri tahu tapi orang lain tidak. Contohnya orang yang sakit hati dengan orang lain. Orang lain belum tentu tahu, tapi dia tahu.
Pentingnya Mengenali Diri Sendiri
Mengenali diri sendiri adalah langkah awal dari proses penciptaan diri. Pemahaman terhadap diri akan memberikan kesempatan untuk merubah hal-hal yang ingin diubah, secara sadar dan aktif menciptakan kehidupan yang diinginkan. Mengetahui kelebihan dan kekurangan diri dapat membantu seseorang menentukan strategi hidup untuk mendapatkan tujuan hidupnya. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Manajemen Stres
![]() |
| Sumber : google.com |
Namun dalam kehidupan akan ada banyak sekali masalah yang datang pada kita. Semua itu datang dengan tidak diduga duga sebelumnya. Karena banyaknya masalah yang menimpa kita inilah yang sering kali kita merasa tidak kuat dan jenuh akan masalah yang datang silih berganti. Berikut ini adalah beberapa strategi dalam memanajemen stress. Diantaranya ialah :
1. Lakukan relaksasi.
Meditasi perlu kita lakukan untuk mengurangi beban pikiran kita. Sering kali kita merasa apa yang kita alami berada diluar kemampuan kita. Dengan meditasi, diharapkan kita mampu mengurangi beban pikiran yang mengganggu. Meditasi terbukti mampu mengurangi beban pikiran yang mengganggu.
2. Hindari situasi yang menekan.
Kelelahan yang berlebihan juga dapat menyebabkan stress. Berikan kesempatan pada tubuh dan pikiran kita untuk istirahat. Jangan terus menerus memaksakan untuk melakukan aktifitas yang berat. Perhatikan lingkungan sekitar kita, pasti kita akan menemukan hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Dengan melakukan hal hal yang menyenangkan tadi, kita member kesempatan pada otak kita untuk istirahat.
3. Jangan membebani diri.
Kita sering kali berpikir berlebihan akan suatu situasi yang sedang kita hadapi. Jangan selalu mengeluh akan tugas dan masalah yang sedang kita hadapi. Ketika kita dihadapkan pada tugas yang banyak dan menumpuk, kita cenderung untuk stress. Namun kita bisa mengatasinya dengan menentukan prioritas dari masing masing tugas. Buatlah tujuan yang realistis yang dapat memacu semangat.
4. Hindari reaksi berlebihan.
Bersikaplah sewajarnya terhadap situasi yang kita hadapi, jangan terlalu melebih lebihkan keadaan, sebab itu hanya akan menambah beban pikiran.
5. Ubah cara pandang.
Cara kita menyikapi sesuatu terkadang salah dan sering kali hanya memandang sisi negatifnya saja. Ubahlah cara pandang kita dalam menyikapi suatu masalah. Lihatlah segala sesuatunya melalui dua sisi yang berbeda. Selalu tanamkan dalam benak kita hal hal positif, sehingga dapat memacu semangat kita untuk kembali beraktifitas.
Semoga saran saran yang saya berikan dapat berguna bagi pembaca sehingga anda tidak lagi berada dalam tekanan dan terjerat stress akibat rutinitas kita. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Manajemen Waktu
Memanajemen waktu sangat dibutuhkan bagi setiap manusia. Hal ini sangat berguna dalam meminimalisir waktu yang terbuang secara percuma. Manajemen waktu berperan dalam meningkatkan kedisiplinan kita akan waktu. Waktu adalah suatu hal yang sangat berharga. Waktu merupakan perwujudan dari pedang bermata dua. Jika kita mampu menghargai waktu dan memanfaatkannya dengan sebaik mungkin maka kita akan meraih sukses. Namu sebaliknya, jika kita terlalu menganggap remeh waktu, justru waktu itulah yang akan merugikan kita dalam banyak hal. Kebanyakan orang lebih mengadalkan waktu luang untuk melakukan suatu aktivitas. Padahal untuk lebih efektifnya, kita sebaiknya tidak mengandalakan waktu luang tapi memanfaatkan waktu luang yang kita punya untuk melakukan aktifitas yang sempat tertunda maupun aktifitas baru yang berada di luar rutinitas sehari hari kita.
Tempatkan diri kita pada waktu yang tepat untuk mengahasilkan sesuatu yang besar dan bermanfaat. Misalnya saja, jika kebanyakan orang memilih untuk tidur siang ketika mereka memiliki waktu luang, maka lakukanlah hal yang berbeda dari orang kebanyakan. Lakukan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengerjakan tugas, beres beres rumah. Namun bukan berarti kita tidak memerlukan istirahat. Setiap individu memiliki batasan dimana mereka akan mencapai titik jenuh dan lelah. Disinilah salah satunya kita membutuhkan manajemen waktu yang baik. Atur waktu kita untuk bekerja, bersosialisasi, refresing dan lain lain.
Dalam manajemen waktu ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu rutinitas yang wajib dan kegiatan selingan. Kita lebih cenderung ke arah selingan yang didahulukan dari pada mengutamakan rutinitas kita yang wajib. Hal itu dapat disimulasikan dalam permainan pasir waktu. Disitu dapat kita lihat bahwa kebanyakan dari kita merasa kekurangan waktu dalam 24 jam sehari. Dalam jangka waktu tersebut masih banyak kegiatan rutin kita yang terbengkalai karena kita lebih mengutamakan kegiatan selingan kita.
Kita seharusnya menyadari bahwa sudah banyak waktu kita yang terbuang percuma hingga kita mencapai usia kita sekarang. Mulailah merubah kebiasaan kita yang cenderung bermalas malasan dalam menjalani rutinitas kita. terlebih lagi dengan adanya masalah yang sering kali menerpa dalam kehidupan kita. Belajarlah memanajemen waktu kita sehingga tidak banyak waktu kita yang terbuang secara percuma sehingga kita tidak lagi merugi. Ingatlah siapa yang berjuang untuk kita, sehingga kita bisa dapat berdiri dan belajar banyak hal dari dunia. Ingat siapa yang menantik kesuksesan kita. Jangan lagi menyepelekan masalah waktu, karena waktu sangatlah berharga layaknya “Emas”. Jika ingin tahu seberapa berharganya 1menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta. Jika ingin tahu berapa berharganya 1jam, tanyakan pada orang yang sedang menjalani ujian. Jika ingin tahu berapa berharganya 1tahun, tanyakan pada orang yang gagal dalam SNMPTN. Mereka semua sangat mengerti betapa berharganya waktu walaupun hanya 1 detik. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Tempatkan diri kita pada waktu yang tepat untuk mengahasilkan sesuatu yang besar dan bermanfaat. Misalnya saja, jika kebanyakan orang memilih untuk tidur siang ketika mereka memiliki waktu luang, maka lakukanlah hal yang berbeda dari orang kebanyakan. Lakukan kegiatan yang bermanfaat, seperti mengerjakan tugas, beres beres rumah. Namun bukan berarti kita tidak memerlukan istirahat. Setiap individu memiliki batasan dimana mereka akan mencapai titik jenuh dan lelah. Disinilah salah satunya kita membutuhkan manajemen waktu yang baik. Atur waktu kita untuk bekerja, bersosialisasi, refresing dan lain lain.
Dalam manajemen waktu ada dua hal yang harus diperhatikan, yaitu rutinitas yang wajib dan kegiatan selingan. Kita lebih cenderung ke arah selingan yang didahulukan dari pada mengutamakan rutinitas kita yang wajib. Hal itu dapat disimulasikan dalam permainan pasir waktu. Disitu dapat kita lihat bahwa kebanyakan dari kita merasa kekurangan waktu dalam 24 jam sehari. Dalam jangka waktu tersebut masih banyak kegiatan rutin kita yang terbengkalai karena kita lebih mengutamakan kegiatan selingan kita.
Kita seharusnya menyadari bahwa sudah banyak waktu kita yang terbuang percuma hingga kita mencapai usia kita sekarang. Mulailah merubah kebiasaan kita yang cenderung bermalas malasan dalam menjalani rutinitas kita. terlebih lagi dengan adanya masalah yang sering kali menerpa dalam kehidupan kita. Belajarlah memanajemen waktu kita sehingga tidak banyak waktu kita yang terbuang secara percuma sehingga kita tidak lagi merugi. Ingatlah siapa yang berjuang untuk kita, sehingga kita bisa dapat berdiri dan belajar banyak hal dari dunia. Ingat siapa yang menantik kesuksesan kita. Jangan lagi menyepelekan masalah waktu, karena waktu sangatlah berharga layaknya “Emas”. Jika ingin tahu seberapa berharganya 1menit, tanyakan pada orang yang ketinggalan kereta. Jika ingin tahu berapa berharganya 1jam, tanyakan pada orang yang sedang menjalani ujian. Jika ingin tahu berapa berharganya 1tahun, tanyakan pada orang yang gagal dalam SNMPTN. Mereka semua sangat mengerti betapa berharganya waktu walaupun hanya 1 detik. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
MENULIS POPULER
By : Rudi Santoso
Menulis popular ialah karangan seseorang untuk khalayak ramai yang isinya menggunakan bahasa bahasa yang santai dan mudah dimengerti oleh segala kalangan. kemampuann kita menulis akan dipengaruhi oleh sering tidaknya kita membaca, melihat dan mendengar. Sebab dengan memperbanyak membaca, melihat dan mendengar kita akan semakin menambah pengetahuan kita. Tidak hanya itu, kosa kata baru akan menambah wawasan kita, serta dapat berguna ketika kita akan menuliskan sesuatu. Jika ingin menulis sesuatu, tulislah sesuatu yang sederhana agar mudah dipahami.
Menulis memang memerlukan bakat, tapi bakat saja tidak cukup jika tidak diasah. Seseorang dengan bakat menulis dan seseorang yang tidak berbakat menulis bisa saja menghasilkan karya yang bagus. Jika orang yang tidak berbakat tadi dilatih dengan rutin maka dia akan dapat mengalahkan orang dengan bakat menulis tadi. Berbeda dengan orang yang berbakat menulis tadi, dia tidak melatih bakat yang dimilikinya sehingga sama seperti pisau yang tidak diasah. Bakatnya tersebut terbuang sia sia. Bakat harus bertemu dengan keinginan dan tempat yang benar agar dapat menghasilkan suatu karya yang besar.
Di awal belajar menulis, sebagian besar dari kita tidak mengerti seperti apa menulis yang benar. Terkadang apa yang kita tulis tersebut terlihat sembarangan, tidak menarik dan lucu. Hal tersebut terjadi karena kita tidak mengerti gaya bahasa apa yang cocok dengan kita. Dalam hal ini kita membutuhkan seorang pemandu untuk bisa menulis dengan baik dan benar. Hal termudah yang bisa kita lakukan adalah meniru gaya bahasa orang lain yang sudah mahir. Meniru gaya bahasa orang lain tidak dilarang.
Setelah beberapa kali menulis dengan gaya bahasa orang lain, maka kita akan menemukan gaya bahasa apa yang cocok dengan kita. Gaya bahasa yang cocok digunakan ialah gaya bahasa yang santai dan mudah dimengerti oleh semua kalangan. Namun tidak semua gaya bahasa merupakan gaya bahasa yang santai, ada juga gaya bahasa ilmiah. Gaya bahasa ini sering digunakan dalam buku buku atau tulisan sains. Tulisan yang kita tulis bisa kita gunakan untuk menyerang ideologi orang lain, namun tidak boleh menyerang langsung pribadi seseorang.
Salah satu langkah penting dalam menulis popular adalah menyadari untuk siapa tulisan dan apa tujuannya. Kita harus paham betul siapa yang akan membaca tulisan kita dan memudahkan para pembaca. Tujuan kita menulis adalah untuk memberikan informasi pada pembaca, jika tulisan yang kita buat terlalu menggunakan kata kata ilmiah. Maka tujuan kita untuk memberikan informasi tidak akan tersampaikan sepenuhnya pada pembaca.
Berikut adalah langkah langkah yang harus diperhatikan dalam menulis popular. Diantaranya adalah :
1. Gunakan paragraph yang sederhana.
Gunakan struktur tulisan yang sederhana yang dapat memudahkan pembaca memahami isi dan informasi yang kita tuangkan dalam tulisan kita. Ketika menulis, pakailah kalimat dan paragraf sederhana. Jangan terlalu panjang, jangan kalimat beranak-cucu. Masukkan juga struktur SEBAB-AKIBAT dan PROBLEM-SOLUSI. Mulai dengan memaparkan akibat dan masalah dari sebuah fenomena, kemudian paparkan pula sebab sebab kenapa kejadian itu terjadi.
2. Berorientasi pada pembaca.
Pembaca media sangatlah beragam, mulai dari kalangan anak anak hingga usia lanjut, mulai dari kalangan terpelajar hingga kalangan kurang pendidikan. Sebagai penulis kita asumsikan bahwa semua pembaca itu sama. Jadi kita buat tulisan yang kita tujukan pada orang awam. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti semua kalangan. Jangan menggunakan bahasa slang, bahasa gaul ala Jakarta dan jangan pula menggunakan bahasa daerah atau lokal jika tulisan kita akan di muat untuk seluruh Indonesia.
3. Hindari istilah asing.
Jangan sekali kali menggunakan bahasa asing yang tidak semua orang mengerti. Sekarang ini bahasa asing terutama inggris, sudah memasuki media lokal. Gunakan padanan kata dalam bahasa Indonesia. Tapi meski begitu, padanan kata saja tidak cukup. Gunakan juga pengertian dalam bahasa kita sendiri. Memakai istilah asing tidak hanya menyulitkan pembaca, tapi bahkan sering menjadi persembunyian seorang penulis yang malas. Mereka
asal mengutip saja istilah yang dia sendiri tidak memahaminya.
4. Hindari jargon, singkatan dan akronim.
Jargon, akronim dan singkatan mempersulit komunikasi antar-berbagai komponen masyarakat. Masing-masing kelompok berbicara dengan bahasa dan istilah yang hanya dipahami anggotanya. Jargon sering kali digunakan oleh kalangan pemerintah, kepolisian dan militer lainnya. Jargon biasa digunakan untuk menutupi kejahatan. Misalnya, jika kita mengganti kata "obligasi rekap" (jargon ekonomi) dengan "rakyat Indonesia yang miskin menyumbang Rp 700 triliun untuk para bankir dan konglomerat".
5. Spesifik dan konkrit.
Tulisan populer perlu menyajikan sesuatu yang nyata dan spesifik, bukan pernyataan-pernyataan yang abstrak dan kabur. Penggunaan jargon dan akronim hanya akan membuat pernyataan menjadi tidak jelas. Kita belum lama ini mendengar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meluncurkan kebijakan "New Deal". Tak hanya ini problem karena memakai
bahasa Inggris, lebih dari itu kita tidak paham kebijakan kongkret apa
sebenarnya yang terkandung dalam istilah itu. Kebijakan "New Deal" diperkenalkan Presiden Amerika Franklin Delano Roosevelt menyusul "Great Depression",
Krisis ekonomi 1930-an, yang memicu pengangguran dan kemiskinan hebat. Roosevelt "membangun kesepakatan baru" dengan rakyatnya lewat kebijakan kongkret memperluas lapangan kerja, memperbanyak anggaran publik dan mengencangkan peran negara dalam membela hak-hak orang miskin. Tapi apakah kebijakan yang dikatakan presiden kita akan sesuai dengan kenyataan??.
6. Detil dan relevan.
Hindari mencantumkan hal hal yang tidak masuk akal. Gunakan rincian yang detil untuk setiap kalimat dan paragraph, agar tidak terjadi salah pengertian. Namun tetap menggunakan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan tujuan kita. Tapi jangan terlalu menggunakan terlalu banyak detil, karena hanya akan menyebabkan pembaca menjadi bosan.
7. Gunakan analogi sederhana.
Tulisan populer harus bisa membuat pembacanya berimajinasi atas info yang disajikan. Angka angka abstrak dapat disederhanakan dengan mengganti angka rumit menjadi kalimat yang lebih mudah dipahami. Misalnya, tanah 3 ha dapat dianalogikan dengan tanah seluas tiga kali lapangan sepakbola. Dengan begitu pembaca tidak perlu berpikir dua kali saat membaca.
Kesimpulan
Menulis populer adalah menulis dengan kesadaran tentang siapa yang akan membaca tulisan kita. tidak mempersulit pembaca tapi justru memanjakannya. Membuat pembaca mampu berimajinasi dengan data data yang disajikan. Membeberkan secara jelas mengenai suatu info, tanpa ada sesuatu yang di sembunyikan.
Penulisnya mampu berpikir sederhana. Dia memilih bahasa dan istilah sederhana dengan tujuan orang memahami apa yang dia tulis, bukan mengakui kepintarannya.
Tulisan populer justru menuntut penulis untuk benar-benar menguasai persoalan (dia harus belajar dan membaca lebih banyak) dan bekerja lebih keras (dia perlu berusaha menyederhanakan sajian, mencari analogi dan sebagainya).
Tips singkat menulis Opini :
• Buatlah kerangka tulisan.
• Kenali gaya selingkung media yang dituju.
• Buat judul yang mempengaruhi dan bernilai positif.
• Sertakan data sederhana sebagai pendukung.
• Masukkan kutipan singkat dari tokoh yang menulis hal serupa.
• Berikan data yang sedikit menjual. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Menulis popular ialah karangan seseorang untuk khalayak ramai yang isinya menggunakan bahasa bahasa yang santai dan mudah dimengerti oleh segala kalangan. kemampuann kita menulis akan dipengaruhi oleh sering tidaknya kita membaca, melihat dan mendengar. Sebab dengan memperbanyak membaca, melihat dan mendengar kita akan semakin menambah pengetahuan kita. Tidak hanya itu, kosa kata baru akan menambah wawasan kita, serta dapat berguna ketika kita akan menuliskan sesuatu. Jika ingin menulis sesuatu, tulislah sesuatu yang sederhana agar mudah dipahami.
Menulis memang memerlukan bakat, tapi bakat saja tidak cukup jika tidak diasah. Seseorang dengan bakat menulis dan seseorang yang tidak berbakat menulis bisa saja menghasilkan karya yang bagus. Jika orang yang tidak berbakat tadi dilatih dengan rutin maka dia akan dapat mengalahkan orang dengan bakat menulis tadi. Berbeda dengan orang yang berbakat menulis tadi, dia tidak melatih bakat yang dimilikinya sehingga sama seperti pisau yang tidak diasah. Bakatnya tersebut terbuang sia sia. Bakat harus bertemu dengan keinginan dan tempat yang benar agar dapat menghasilkan suatu karya yang besar.
Di awal belajar menulis, sebagian besar dari kita tidak mengerti seperti apa menulis yang benar. Terkadang apa yang kita tulis tersebut terlihat sembarangan, tidak menarik dan lucu. Hal tersebut terjadi karena kita tidak mengerti gaya bahasa apa yang cocok dengan kita. Dalam hal ini kita membutuhkan seorang pemandu untuk bisa menulis dengan baik dan benar. Hal termudah yang bisa kita lakukan adalah meniru gaya bahasa orang lain yang sudah mahir. Meniru gaya bahasa orang lain tidak dilarang.
Setelah beberapa kali menulis dengan gaya bahasa orang lain, maka kita akan menemukan gaya bahasa apa yang cocok dengan kita. Gaya bahasa yang cocok digunakan ialah gaya bahasa yang santai dan mudah dimengerti oleh semua kalangan. Namun tidak semua gaya bahasa merupakan gaya bahasa yang santai, ada juga gaya bahasa ilmiah. Gaya bahasa ini sering digunakan dalam buku buku atau tulisan sains. Tulisan yang kita tulis bisa kita gunakan untuk menyerang ideologi orang lain, namun tidak boleh menyerang langsung pribadi seseorang.
Salah satu langkah penting dalam menulis popular adalah menyadari untuk siapa tulisan dan apa tujuannya. Kita harus paham betul siapa yang akan membaca tulisan kita dan memudahkan para pembaca. Tujuan kita menulis adalah untuk memberikan informasi pada pembaca, jika tulisan yang kita buat terlalu menggunakan kata kata ilmiah. Maka tujuan kita untuk memberikan informasi tidak akan tersampaikan sepenuhnya pada pembaca.
Berikut adalah langkah langkah yang harus diperhatikan dalam menulis popular. Diantaranya adalah :
1. Gunakan paragraph yang sederhana.
Gunakan struktur tulisan yang sederhana yang dapat memudahkan pembaca memahami isi dan informasi yang kita tuangkan dalam tulisan kita. Ketika menulis, pakailah kalimat dan paragraf sederhana. Jangan terlalu panjang, jangan kalimat beranak-cucu. Masukkan juga struktur SEBAB-AKIBAT dan PROBLEM-SOLUSI. Mulai dengan memaparkan akibat dan masalah dari sebuah fenomena, kemudian paparkan pula sebab sebab kenapa kejadian itu terjadi.
2. Berorientasi pada pembaca.
Pembaca media sangatlah beragam, mulai dari kalangan anak anak hingga usia lanjut, mulai dari kalangan terpelajar hingga kalangan kurang pendidikan. Sebagai penulis kita asumsikan bahwa semua pembaca itu sama. Jadi kita buat tulisan yang kita tujukan pada orang awam. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti semua kalangan. Jangan menggunakan bahasa slang, bahasa gaul ala Jakarta dan jangan pula menggunakan bahasa daerah atau lokal jika tulisan kita akan di muat untuk seluruh Indonesia.
3. Hindari istilah asing.
Jangan sekali kali menggunakan bahasa asing yang tidak semua orang mengerti. Sekarang ini bahasa asing terutama inggris, sudah memasuki media lokal. Gunakan padanan kata dalam bahasa Indonesia. Tapi meski begitu, padanan kata saja tidak cukup. Gunakan juga pengertian dalam bahasa kita sendiri. Memakai istilah asing tidak hanya menyulitkan pembaca, tapi bahkan sering menjadi persembunyian seorang penulis yang malas. Mereka
asal mengutip saja istilah yang dia sendiri tidak memahaminya.
4. Hindari jargon, singkatan dan akronim.
Jargon, akronim dan singkatan mempersulit komunikasi antar-berbagai komponen masyarakat. Masing-masing kelompok berbicara dengan bahasa dan istilah yang hanya dipahami anggotanya. Jargon sering kali digunakan oleh kalangan pemerintah, kepolisian dan militer lainnya. Jargon biasa digunakan untuk menutupi kejahatan. Misalnya, jika kita mengganti kata "obligasi rekap" (jargon ekonomi) dengan "rakyat Indonesia yang miskin menyumbang Rp 700 triliun untuk para bankir dan konglomerat".
5. Spesifik dan konkrit.
Tulisan populer perlu menyajikan sesuatu yang nyata dan spesifik, bukan pernyataan-pernyataan yang abstrak dan kabur. Penggunaan jargon dan akronim hanya akan membuat pernyataan menjadi tidak jelas. Kita belum lama ini mendengar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meluncurkan kebijakan "New Deal". Tak hanya ini problem karena memakai
bahasa Inggris, lebih dari itu kita tidak paham kebijakan kongkret apa
sebenarnya yang terkandung dalam istilah itu. Kebijakan "New Deal" diperkenalkan Presiden Amerika Franklin Delano Roosevelt menyusul "Great Depression",
Krisis ekonomi 1930-an, yang memicu pengangguran dan kemiskinan hebat. Roosevelt "membangun kesepakatan baru" dengan rakyatnya lewat kebijakan kongkret memperluas lapangan kerja, memperbanyak anggaran publik dan mengencangkan peran negara dalam membela hak-hak orang miskin. Tapi apakah kebijakan yang dikatakan presiden kita akan sesuai dengan kenyataan??.
6. Detil dan relevan.
Hindari mencantumkan hal hal yang tidak masuk akal. Gunakan rincian yang detil untuk setiap kalimat dan paragraph, agar tidak terjadi salah pengertian. Namun tetap menggunakan bahasa yang sederhana dan sesuai dengan tujuan kita. Tapi jangan terlalu menggunakan terlalu banyak detil, karena hanya akan menyebabkan pembaca menjadi bosan.
7. Gunakan analogi sederhana.
Tulisan populer harus bisa membuat pembacanya berimajinasi atas info yang disajikan. Angka angka abstrak dapat disederhanakan dengan mengganti angka rumit menjadi kalimat yang lebih mudah dipahami. Misalnya, tanah 3 ha dapat dianalogikan dengan tanah seluas tiga kali lapangan sepakbola. Dengan begitu pembaca tidak perlu berpikir dua kali saat membaca.
Kesimpulan
Menulis populer adalah menulis dengan kesadaran tentang siapa yang akan membaca tulisan kita. tidak mempersulit pembaca tapi justru memanjakannya. Membuat pembaca mampu berimajinasi dengan data data yang disajikan. Membeberkan secara jelas mengenai suatu info, tanpa ada sesuatu yang di sembunyikan.
Penulisnya mampu berpikir sederhana. Dia memilih bahasa dan istilah sederhana dengan tujuan orang memahami apa yang dia tulis, bukan mengakui kepintarannya.
Tulisan populer justru menuntut penulis untuk benar-benar menguasai persoalan (dia harus belajar dan membaca lebih banyak) dan bekerja lebih keras (dia perlu berusaha menyederhanakan sajian, mencari analogi dan sebagainya).
Tips singkat menulis Opini :
• Buatlah kerangka tulisan.
• Kenali gaya selingkung media yang dituju.
• Buat judul yang mempengaruhi dan bernilai positif.
• Sertakan data sederhana sebagai pendukung.
• Masukkan kutipan singkat dari tokoh yang menulis hal serupa.
• Berikan data yang sedikit menjual. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Senin, 22 November 2010
Tips Semangat Berprestasi
Salah satu faktor penyebab orang menjadi sukses dan gigih dalam meraih prestasi adalah kemampuannya untuk memompakan semangat. Semangat bisa kita dapatkan dengan berbagai cara. Salah satunya adalah dengan memotivasi diri kita agar menjadi lebih baik dan sukses. Berikut ini adalah langkah langkah sederhana yang dapat kita lakukan untuk meraih prestasi prestasi. Baik dalam pelajaran, pekerjaan, dan kegiatan lainnya.
Berikut beberapa tips memotivasi diri agar menjadi lebih baik dalam kehidupan :
1. Jadilah diri sendiri
Menjadi diri sendiri akan lebih baik bagi kita. Tidak perlu menirukan apa yang orang lain lakukan. Jangan membandingkan orang lain dengan diri kita. Hal terpenting yang perlu kita lakukan hanyalah mengenal siapa diri kita, apa kemampuan yang kita miliki, serta apa saja kelemahan kelemahan yang ada pada diri kita. setelah itu kembangkan potensi potensi yang kita miliki sehingga menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya.
Jangan memotivasi diri kita hanya untuk mengalahkan atau melampaui orang lain, karena setelah kita melampaui apa apa yang orang tersebut capai, maka kita tidak lagi memiliki motivasi sebagai pendukung dan penyemangat. Bahkan jika kita berfikir untuk mengalahkan dan melampaui orang lain, kita cenderung untuk melakukan tindakan tindakan negatif.
2. Menyusun visi, target, dan jadwal pencapaian
Susunlah gambaran besar tentang hal hal apa saja yang akan kita raih di masa yang akan datang. Meski hal besar itu merupakan hal hal yang mustahil, tetap yakin bahwa hal hal yang kita tuliskan tadi dapat kita raih, meskipun terlihat sulit. Tanamkan dalam benak kita bahwa apa yang telah kita tuliskan tadi PASTI bisa kita raih.
Dari gambaran secara garis besar tadi, kita memerlukan suatu pencapaian dalam jangka pendek. Ibarat kita memakan seekor sapi, tidak mungkin kita memakannya sekaligus. Kita perlu memotong motong sapi tersebut menjadi bagian bagian kecil. Sama halnya dengan meraih tujuan hidup kita, perlu waktu dan perjuangan yang tidak mudah untuk menyusunnya.
3. Terus belajar dan berusaha mempunyai kemampuan khusus
“Jangan Berhenti Belajar”. Tanamkan hal itu dalam benak kita, jadikan sebagai penyemangat saat kita memulai aktivitas. Fokuskan pada apa yang kita suka. Apa yang kita suka dapat kita jadikan sebagai keahlian khusus yang kita miliki, pelajari itu hingga benar benar mahir. Namun tetap tidak meninggalkan hal lain dalam hidup, sebab segala sesuatu dalam hidup ini pasti berhubungan.
4. Lakukan apa yang kita suka
Kecintaan kita terhadap suatu hal, maka akan berpengaruh pada hasil yang akan kita raih kemudian. Sebab kecintaan inilah yang akan menumbuhkan semangat yang tinggi untuk melakukan suatu pekerjaan. “Kesuksesan bukanlah apa yang ada di depan sana, tapi akan berjalan seiring dengan apa yang kita kerjakan”.
5. Jangan menyianyakan peluang
Jangan terlalu memikirkan berapa dan apa yang akan kita dapat, tapi ambillah semua peluang yang ada dan lakukan yang terbaik. Maka kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai dengan kerja keras kita. peluang peluang lain akan muncul di tengah perjalanan yang kita ambil. Jika salah satu peluang gagal, maka kita masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan peluang lainnya.
6. Temukan kegembiraan dalam setiap langkah
Lakukan setiap hal dalam hidup ini dengan penuh kegembiraan. Sesulit apapun hal yang akan kita hadapi, jalani saja layaknya hal tersebut menyenangkan, lakukan saja seakan akan apa yang kita hadapi adalah hal termudah dalam hidup kita. Jika dalam melakukan suatu hal, kita tidak menemukan kebahagiaan, maka renungkanlah sejenak. Pikirkan apakah pilihan yang kita ambil sudah sesuai dengan keinginan kita atau tidak. Jika tidak, pikirkanlah mana jalan yang menurut anda sesuai dengan jalan hidup anda.
7. Berbagi atas keberhasilan
Berbagi kegembiraan dengan orang lain akan melipat gandakan kebahagiaan yang kita rasakan. Pujian yang diberikan orang lain dapat kita jadikan motivasi untuk berbuat yang lebih baik lagi dan berkembang. Tapi ingatlah satu hal penting, jangan terlalu larut dalam pujian yang orang berikan pada kita. Sebab hal itu dapat menjadi boomerang bagi kita. Saat kita terlarut dalam pujian yang orang berikan, maka kita tidak berkembang dan justru akan jatuh.
8. Tidak bersedih atas kegagalan
Jangan pernah berlarut larut berada dalam kesedihan dan kegagalan. Sebab akan percuma jika kita terus menerus menyesali apa yang sudah terjadi, meskipun kita menangisinya hal tersebut tidak akan kembali. Tapi segera bangkit dan kumpulkan semangat baru untuk memulai langkah baru menuju kesuksesan. Yakinlah apa yang akan kita lakukan esok akan lebih baik dari yang sebelumnya. Jadikan kegagalan sebelumnya sebagai pengalaman yang berharga dan motivasi untuk bangkit. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Berikut beberapa tips memotivasi diri agar menjadi lebih baik dalam kehidupan :
1. Jadilah diri sendiri
Menjadi diri sendiri akan lebih baik bagi kita. Tidak perlu menirukan apa yang orang lain lakukan. Jangan membandingkan orang lain dengan diri kita. Hal terpenting yang perlu kita lakukan hanyalah mengenal siapa diri kita, apa kemampuan yang kita miliki, serta apa saja kelemahan kelemahan yang ada pada diri kita. setelah itu kembangkan potensi potensi yang kita miliki sehingga menjadikan kita lebih baik dari sebelumnya.
Jangan memotivasi diri kita hanya untuk mengalahkan atau melampaui orang lain, karena setelah kita melampaui apa apa yang orang tersebut capai, maka kita tidak lagi memiliki motivasi sebagai pendukung dan penyemangat. Bahkan jika kita berfikir untuk mengalahkan dan melampaui orang lain, kita cenderung untuk melakukan tindakan tindakan negatif.
2. Menyusun visi, target, dan jadwal pencapaian
Susunlah gambaran besar tentang hal hal apa saja yang akan kita raih di masa yang akan datang. Meski hal besar itu merupakan hal hal yang mustahil, tetap yakin bahwa hal hal yang kita tuliskan tadi dapat kita raih, meskipun terlihat sulit. Tanamkan dalam benak kita bahwa apa yang telah kita tuliskan tadi PASTI bisa kita raih.
Dari gambaran secara garis besar tadi, kita memerlukan suatu pencapaian dalam jangka pendek. Ibarat kita memakan seekor sapi, tidak mungkin kita memakannya sekaligus. Kita perlu memotong motong sapi tersebut menjadi bagian bagian kecil. Sama halnya dengan meraih tujuan hidup kita, perlu waktu dan perjuangan yang tidak mudah untuk menyusunnya.
3. Terus belajar dan berusaha mempunyai kemampuan khusus
“Jangan Berhenti Belajar”. Tanamkan hal itu dalam benak kita, jadikan sebagai penyemangat saat kita memulai aktivitas. Fokuskan pada apa yang kita suka. Apa yang kita suka dapat kita jadikan sebagai keahlian khusus yang kita miliki, pelajari itu hingga benar benar mahir. Namun tetap tidak meninggalkan hal lain dalam hidup, sebab segala sesuatu dalam hidup ini pasti berhubungan.
4. Lakukan apa yang kita suka
Kecintaan kita terhadap suatu hal, maka akan berpengaruh pada hasil yang akan kita raih kemudian. Sebab kecintaan inilah yang akan menumbuhkan semangat yang tinggi untuk melakukan suatu pekerjaan. “Kesuksesan bukanlah apa yang ada di depan sana, tapi akan berjalan seiring dengan apa yang kita kerjakan”.
5. Jangan menyianyakan peluang
Jangan terlalu memikirkan berapa dan apa yang akan kita dapat, tapi ambillah semua peluang yang ada dan lakukan yang terbaik. Maka kita akan mendapatkan hasil yang memuaskan sesuai dengan kerja keras kita. peluang peluang lain akan muncul di tengah perjalanan yang kita ambil. Jika salah satu peluang gagal, maka kita masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan peluang lainnya.
6. Temukan kegembiraan dalam setiap langkah
Lakukan setiap hal dalam hidup ini dengan penuh kegembiraan. Sesulit apapun hal yang akan kita hadapi, jalani saja layaknya hal tersebut menyenangkan, lakukan saja seakan akan apa yang kita hadapi adalah hal termudah dalam hidup kita. Jika dalam melakukan suatu hal, kita tidak menemukan kebahagiaan, maka renungkanlah sejenak. Pikirkan apakah pilihan yang kita ambil sudah sesuai dengan keinginan kita atau tidak. Jika tidak, pikirkanlah mana jalan yang menurut anda sesuai dengan jalan hidup anda.
7. Berbagi atas keberhasilan
Berbagi kegembiraan dengan orang lain akan melipat gandakan kebahagiaan yang kita rasakan. Pujian yang diberikan orang lain dapat kita jadikan motivasi untuk berbuat yang lebih baik lagi dan berkembang. Tapi ingatlah satu hal penting, jangan terlalu larut dalam pujian yang orang berikan pada kita. Sebab hal itu dapat menjadi boomerang bagi kita. Saat kita terlarut dalam pujian yang orang berikan, maka kita tidak berkembang dan justru akan jatuh.
8. Tidak bersedih atas kegagalan
Jangan pernah berlarut larut berada dalam kesedihan dan kegagalan. Sebab akan percuma jika kita terus menerus menyesali apa yang sudah terjadi, meskipun kita menangisinya hal tersebut tidak akan kembali. Tapi segera bangkit dan kumpulkan semangat baru untuk memulai langkah baru menuju kesuksesan. Yakinlah apa yang akan kita lakukan esok akan lebih baik dari yang sebelumnya. Jadikan kegagalan sebelumnya sebagai pengalaman yang berharga dan motivasi untuk bangkit. Lanjut bacanya.. Klik untuk Melanjutkan!
Langganan:
Postingan (Atom)



